Tempat wisata di kediri

Beranda » kota wisata » Sejarah Kota Kediri

Sejarah Kota Kediri

Sejarah Kota Kediri

sejarah kota kediri

sejarah kota kediri

Semula Kediri juga sebagai pemukiman perkotaan diawali saat Airlangga memindahkan pusat pemerintahan kerajaannya dari Kahuripan ke Dahanapura, menurut Serat Calon Arang. Dahanapura (” Kota Api “) setelah itu lebih di kenal juga sebagai Daha. Sepeninggal Airlangga, lokasi Medang dibagi jadi dua : Panjalu di barat serta Janggala di timur. Daha jadi pusat pemerintahan Kerajaan Panjalu serta Kahuripan jadi pusat pemerintahan Kerajaan Jenggala. Panjalu oleh penulis-penulis periode terakhir juga dikatakan sebagai Kerajaan Kadiri/Kediri, dengan lokasi kurang lebih Kabupaten Kediri hingga Kabupaten Madiun saat ini.

Sejak Kerajaan Tumapel (Singasari) menguat, ibukota Daha terserang serta kota ini jadi kedudukan raja vazal, yang selalu berlanjut sampai Majapahit, Demak, serta Mataram.

Kediri jatuh ke tangan VOC juga sebagai konsekwensi Geger Pecinan. Jawa Timur ketika itu dikuasai Cakraningrat IV, adipati Madura yang memihak VOC serta inginkan bebasnya Madura dari Kasunanan Kartasura. Lantaran Cakraningrat IV hasratnya tidak diterima oleh VOC, ia memberontak. Pemberontakannya ini dikalahkan VOC, dibantu Pakubuwana II, sunan Kartasura. Juga sebagai pembayaran, Kediri jadi sisi yang dikuasai VOC. Kekuasaan Belanda atas Kediri selalu berjalan hingga Perang Kemerdekaan Indonesia.

Perubahan Kota Kediri jadi swapraja diawali saat diresmikannya Gemeente Kediri pada tanggal 1 April 1906 menurut Staasblad (Lembaran Negara) no. 148 tertanggal 1 Maret 19065. Gemeente ini jadi tempat kedudukan Residen Kediri dengan karakter pemerintahan otonom terbatas serta memiliki Gemeente Raad (” Dewan Kota “/DPRD) sejumlah 13 orang, yang terbagi dalam delapan orang kelompok Eropa serta yang disamakan (Europeanen), empat orang Pribumi (Inlanders) serta satu orang Bangsa Timur Asing. Juga sebagai penambahan, menurut Staasblad No. 173 tertanggal 13 Maret 1906 diputuskan biaya keuangan sebesar f. 15. 240 dalam setahun. Baru mulai sejak tanggal 1 Nopember 1928 menurut Stbl No. 498 tanggal 1 Januari 1928, Kota Kediri jadi ” Zelfstanding Gemeenteschap ” (” kota swapraja ” dengan jadi otonomi penuh).

Kediri pada saat Revolusi Kemerdekaan 1945-1949 jadi satu diantara titik rute gerilya Panglima Besar Jendral Sudirman.

Kediri juga mencatat histori yang kelam juga saat masa Pemberontakan G30S PKI lantaran banyak masyarakat Kediri yang turut jadi korbannya, pada Peristiwa Kanigoro 1965.

Demikian sejarah kota kediri yang kami sajikan secara singkat, semoga bermanfaat…

Iklan
%d blogger menyukai ini: