Tempat wisata di kediri

Beranda » kota wisata » Tempat Wisata Jejak Bung Karno di Kediri

Tempat Wisata Jejak Bung Karno di Kediri

Tempat Wisata di Kediri

Tempat Wisata Jejak Bung Karno di Kediri

Tempat Wisata Jejak Bung Karno di Kediri

Wisata kediri, kawan dekat Er Hartono kirim e mail dalam 2 x kirim di isi semasing dua tulisan menarik tentang Bung Karno. yg mengadakan bedah buku “Trilogi Spiritualitas Bung Karno”. Saya muat utuh kiriman e mail dari Er Hartono di situs (blog) ini, buat “syiar” serta sharing kabar berkenaan Bung Karno dengan Anda sekalian. Selanjutnya judul pertama, “Jejak Tapak Bung Karno di Kediri”.

Bicara ”Jejak Tapak Bung Karno di Jawa Timur”, selalu kita tertuju pada satu tempat, BLITAR. Gak salah memanglah. Dikarenakan Bung Karno dimakamkan di Blitar, rumah tempat tinggal Kakak Kandung BK serta Orang Tua BK (nDalemGebang/Istana Gebang) juga di Blitar (Sumber : http://www.blitarkota.go.id).
Gak jauh dari Blitar, di suatu dusun yakni Krapak, Desa Sudut, Kecamatan Wates Kabupaten Kediri (30km utara Blitar) juga ada tempat yg sebetulnya benar-benar lekat dengan “perjalanan hidup BK”. Bukan hanya suatu Rumah Modern lebih-lebih Istana. Cuma suatu rumah berdinding bambu jenis gebyog, yg tetap sesuai sama saat itu BK kerap bertandang ke lokasi Wisata kediri ini. Rumah Sudut Wates ini dulunya yaitu punya Raden Mas Surati Soemosewoyo putra RMP. Soemohadmodjo kerabat dekat Raden Soekeni Sosrodihardjo, ayahanda BK.
Gak banyak literatur yg sebutkan RM Soemosewoyo apabila kita mengaitkannya dengan kebesaran nama BK. Cuma apabila membaca buku Cerita Cinta Inggit serta Bung Karno “Kuantar Ke Gerbang” yg ditulis oleh Ramadhan KH (1981), nama Soemosewoyo ada di sana. Di halaman 29, dikatakan bahwasanya selagi Bung Karno akad nikah dengan Inggit di Bandung, Soemosewojo yg manjadi wakil dari keluarga Pak Soekeni Sosrodihardjo. Juga di halaman 65, dikatakan, selagi BK serta Bu Inggit bertandang ke Blitar untuk sungkem pada ke-2 orang tuanya, Pak Soemosewo lah yg menjemputnya di stasiun kereta api Blitar. Tak sekedar Ramadhan KH, ada lagi Reni Nuryati dalam bukunya berjudul “Perempuan dalam hidup Sukarno biografi Inggit Garnasih” pada halaman 112 juga menyebutkan peran RM Soemosewojo.
Soemosewoyo, seseorang spiritualis yg juga jadi penasehat spiritualis BK dari kecil, sampai BK jadi Presiden. Pasca Proklamasi 1945, serta selagi Ibu Kota RI dipindahkan ke Jogyakarta, Bung Karno pernah berapakali bertandang ke rumah Sudut Wates ini. Tak sekedar berkunjung dengan kerabatnya juga untuk “nyekar” ke makam RM. S. Soemosewoyo, tidak jauh dari rumah ini.
Menurut RM. Harjono, putra RM. Sayid Soemodihardjo (adik Soemosewoyo) yg waktu ini menduduki rumah kuno ini, selagi BK tinggal di Surabaya berbarengan ke-2 orang tuanya, sampai BK kuliah di THS (ITB Bandung), kerap di kunjungi BK. Juga kamar teristimewa untuk BK juga tetap dijaga serta dirawat dengan baik, meskipun apa ada. Serta Harjono juga tidak punya niat untuk melakukan renovasi atau merubah wujud rumah warisan itu jadi bergaya apa pun. ” Ini saksi bisu BK dalam perjalanan hidup serta perjuangan”, tandas Harjono. Tempat Wisata di Kediri

Iklan
%d blogger menyukai ini: